Kamis, 1/9. Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) bekerja sama dengan Fakuktas Pertanian (Faperta) menggelar kuliah umum yang bertempat di Aula Pasca Sarjana Lantai 3 Universitas Hasanuddin. Mengangkat tema Pangan Iradiasi-Bagian  1 : Rendang daging sapi steril, Kuliah Umum tersebut bertujuan untuk memberi pengetahuan dasar mengenai seberapa penting sinar iradasi terhadap keamanan pangan.

Prof. Zubaidah Irawati menjelaskan bahwa sinar iradiasi sangat penting perannya dalam menjaga ketahanan bahan pangan dalam setiap dosis penggunaan sinar iradiasinya. Ia mengemukakan bahwa negara Indonesia sangat jauh tertinggal dari negara-negara tetangga dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Selain itu tambahnya, dengan ini, kita juga mampu menentukan SNI dari setiap makanan yang kita produksi. Pentingnya SNI menurtnya agar produk dari negara kita mampu bersaing dengan negara lain. Saya berharap teknologi di Indonesia tidak hanya sebatas ini saja, tetapi bisa lebih dikembangkan lagi, lebih maju lagi, terutama di Makassar sendiri," Pungkasnya saat membawakan materi Standarisasi Hasil Litbang Iptek Nuklir. 

Kegiatan yang berlangsung tepat pukul 09.00 tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan II, Dr. Ir. Andi Nasruddin, M.Sc serta para dosen dan mahasiswa S1 dan S2 dari setiap jurusan di Fakuktas Pertanian. "Seminar ini sangat penting untuk menambah pemahaman mahasiswa  tentang pengawetan pangan, karena tidak menutup kemungkinan, nanti teknologi pengawetan makanan akan banyak menggunakan sistem iradiasi," tutur salah satu peserta kuliah umum yang juga dosen dari jurusan Teknologi Pertanian Dr. rer-nat Zainal STP M.foodTech. Ben

 

Informasi

Gedung Fakultas Pertanian Lantai 4 Kampus Unhas Tamalarea

Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10 Makassar, 90245. Sulawesi Selatan, Indonesia Telp: +62411-586014 email:tep@agri.unhas.ac.id